037 - Saaffaat
Dengan nama Allah, Yang Maha
Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
|
[37.1] Demi (hamba-hambaKu) yang berbaris dengan berderet-deret - [37.2] (Hamba-hambaKu) yang melarang (dari kejahatan) dengan sesungguh-sungguhnya - [37.3] (Hamba-hambaKu) yang membaca kandungan Kitab Suci; [37.4] (Sumpah demi sumpah) sesungguhnya Tuhan kamu hanyalah Satu - [37.5] Tuhan (yang mencipta serta mentadbirkan) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhan (yang mengatur) tempat-tempat terbit matahari. [37.6] Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat (pada penglihatan penduduk bumi) dengan hiasan bintang-bintang. [37.7] Dan (Kami pelihara urusan langit itu) dengan serapi-rapi kawalan dari (masuk campur) tiap-tiap Syaitan yang derhaka; [37.8] (Dengan itu) mereka tidak dapat memasang telinga mendengar (percakapan malaikat) penduduk langit, dan mereka pula direjam (dengan api) dari segala arah dan penjuru, [37.9] Untuk mengusir mereka; dan mereka pula beroleh azab seksa yang tidak putus-putus. [37.10] Kecuali sesiapa di antara Syaitan-syaitan itu yang curi mendengar mana-mana percakapan (malaikat), maka ia diburu dan diikuti (dengan rejaman) api yang menjulang lagi menembusi. [37.11] (Setelah nyata kekuasaan Kami) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka (yang ingkarkan hidupnya semula orang-orang mati): Adakah diri mereka lebih sukar hendak diciptakan, atau makhluk-makhluk lain yang Kami telah ciptakan? Sesungguhnya Kami telah mencipta mereka dari tanah liat (yang senang diubah dan diciptakan semula). [37.12] (Pertanyaan itu tidak juga berfaedah kepada mereka) bahkan engkau merasa hairan (terhadap keingkaran mereka), dan sebaliknya mereka mengejek-ejek (peneranganmu). [37.13] Dan apabila diperingatkan, mereka tetap tidak mahu menerima peringatan itu. [37.14] Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda (yang membuktikan kekuasaan Kami dan kebenaranmu), mereka mencari-cari jalan memperolok-olokkannya, - [37.15] Serta mereka berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata. [37.16] "Adakah sesudah kita mati serta menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan dibangkitkan hidup semula? [37.17] "Dan adakah juga datuk nenek kita yang telah lalu (akan dibangkitkan hidup semula)?" [37.18] Jawablah (wahai Muhammad): "Ya, benar !(Kamu semua akan dibangkitkan) dengan keadaan hina-dina ". [37.19] (Kebangkitan ini mudah) kerana sesungguhnya ia boleh berlaku hanyalah dengan suara sahaja, maka dengan serta mereka semuanya (bangkit) melihat (apa yang akan jadi). [37.20] Dan (pada saat itu) mereka berkata:" Wahai celakanya kami, ini ialah hari balasan!" [37.21] (Lalu malaikat berkata kepada mereka): " Ini ialah hari memutuskan hukum untuk memberi balasan yang dahulu kamu mendustakannya ". [37.22] (Allah berfirman kepada malaikat):" Himpunkanlah orang-orang yang zalim itu, dan orang-orang yang berkeadaan seperti mereka, serta benda-benda yang mereka sembah - [37.23] "Yang lain dari Allah serta hadapkanlah mereka ke jalan yang membawa ke neraka. [37.24] "Dan hentikanlah mereka (menunggu), kerana sesungguhnya mereka akan disoal: [37.25] "Mengapa kamu tidak bertolong-tolongan (sebagaimana yang kamu dakwakan dahulu?" [37.26] (Mereka pada ketika itu tidak dapat berbuat apa-apa) bahkan mereka pada hari itu menyerah diri dengan hina (untuk diadili); [37.27] Dan masing-masing pun mengadap satu sama lain, sambil kata mengata dan cela mencela. [37.28] Pengikut-pengikut berkata (kepada ketuanya):" Sesungguhnya kamu dahulu selalu datang menyekat kami (daripada beriman) dengan menggunakan kuasa kamu". [37.29] Ketua-ketuanya menjawab: " (Tidak!) Bahkan kamulah sendiri tidak mahu menjadi orang-orang yang beriman! [37.30] "Dan kami (selain daripada mengajak kamu (tidak mempunyai sebarang kuasa memerintah kamu, bahkan kamu sememangnya kaum yang melampaui batas. [37.31] (Dengan keadaan diri kita yang sedemikian) maka tetaplah di atas kita janji seksa (yang dijanjikan) oleh Tuhan kita, bahawa kita semua tentu akan merasai (azab itu). [37.32] "(Dengan sebab ketentuan yang tersebut) maka kami pun mengajak kamu menjadi sesat, kerana sebenarnya kami adalah orang-orang sesat" [37.33] Maka sesungguhnya mereka semua pada hari itu, menderita azab bersama. [37.34] Sesungguhnya demikianlah Kami melakukan kepada orang-orang yang berdosa. [37.35] Sebenarnya mereka dahulu apabila dikatakan kepadanya;" (ketahuilah, bahawa) tiada Tuhan yang sebenar-benarnya melainkan Allah" - mereka bersikap takbur mengingkarinya, - [37.36] Serta mereka berkata: " Patutkah kami mesti meninggalkan tuhan-tuhan yang kami sembah, kerana mendengar ajakan seorang penyair gila?" [37.37] (Tidak! Nabi Muhammad bukan penyair dan bukan pula seorang gila) bahkan ia telah membawa kebenaran (tauhid), dan mengesahkan kebenaran (tauhid) yang dibawa oleh Rasul-rasul (yang terdahulu daripadanya). [37.38] Sesungguhnya kamu (wahai orang-orang musyrik) akan merasai azab seksa yang tidak terperi sakitnya. [37.39] Dan kamu tidak dibalas melainkan (dengan balasan yang sepadan) dengan apa yang kamu telah kerjakan; [37.40] Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik, [37.41] Mereka itu beroleh limpah kurnia yang termaklum, [37.42] Iaitu buah-buahan (yang lazat), serta mereka mendapat penghormatan, [37.43] Di dalam syurga-syurga yang penuh melimpah dengan berjenis-jenis nikmat. [37.44] Mereka duduk berhadap-hadapan di atas pelamin-pelamin kebesaran; [37.45] Diedarkan kepada mereka piala yang berisi arak (yang diambil) dari sungainya yang mengalir, [37.46] Minuman itu putih bersih, lagi lazat rasanya, bagi orang-orang yang meminumnya, [37.47] Ia tidak mengandungi sesuatu yang membahayakan, dan tidak pula mereka mabuk kerana menikmatinya. [37.48] Sedang di sisi mereka ada pula bidadari-bidadari yang tidak menumpukan pandangannya melainkan kepada mereka, lagi yang amat indah luas matanya; [37.49] (Putih kekuning-kuningan) seolah-olah mereka telur (burung kasuari) yang tersimpan dengan sebaik-baiknya. [37.50] (Tinggalah penduduk Syurga itu menikmati kesenangan), lalu setengahnya mengadap yang lain, sambil berbincang dan bertanya-tanyaan. [37.51] Seorang di antaranya berkata: " Sesungguhnya aku (di dunia) dahulu, ada seorang rakan (yang menempelak daku). [37.52] "katanya: Adakah engkau juga salah seorang dari golongan yang mengakui benarnya (kebangkitan orang-orang mati pada hari akhirat)? [37.53] "Adakah sesudah kita mati dan menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan (dihidupkan semula serta) dibalas apa yang telah kita lakukan? " ' [37.54] (Setelah menceritakan perihal rakannya itu) ia berkata lagi: " Adakah kamu hendak melihat (keadaan rakanku yang ingkar itu)?" [37.55] Maka ia pun memandang (ke arah neraka), lalu dilihatnya rakannya itu berada ditengah-tengah neraka yang menjulang-julang. [37.56] Ia pun (menempelaknya dengan) berkata:" Demi Allah! Nyaris-nyaris engkau menceburkan daku dalam kebinasaan. [37.57] "Dan kalaulah tidak disebabkan nikmat pemberian Tuhanku (dengan hidayah petunjuk), nescaya akan menjadilah daku dari orang-orang yang dibawa hadir (untuk menerima balasan azab) ". [37.58] (Kemudian ia berkata kepada rakan-rakanya yang sedang menikmati kesenangan di Syurga bersama): " Bukankah kita (setelah mendapat nikmat-nikmat ini) tidak akan mati lagi, - [37.59] "Selain dari kematian kita yang dahulu, dan kita juga tidak akan terkena seksa?" [37.60] Sesungguhnya (nikmat-nikmat kesenangan Syurga) yang demikian, ialah sebenar-benar pendapatan dan kemenangan yang besar. [37.61] Untuk memperoleh (kejayaan) yang seperti inilah hendaknya orang-orang yang beramal melakukan amal usahanya dengan bersungguh-sungguh (di dunia). [37.62] Manakah yang lebih baik, limpah kurniaan yang termaklum itu atau pokok zaqqum? [37.63] Sesungguhnya Kami jadikan pokok zaqqum itu satu ujian bagi orang-orang yang zalim (di dunia dan azab seksa bagi mereka di akhirat). [37.64] Sebenarnya ia sebatang pohon yang tumbuh di dasar neraka yang marak menjulang; [37.65] Buahnya seolah-olah kepala Syaitan-syaitan; [37.66] Maka sudah tentu mereka akan makan dari buahnya (sekalipun pahit dan busuk), sehingga mereka memenuhi perut darinya. [37.67] Kemudian, sesungguhnya mereka akan beroleh lagi - selain itu- satu minuman campuran dari air panas yang menggelegak. [37.68] Setelah (mereka dibawa minum) maka tempat kembali mereka tetaplah ke dalam neraka yang menjulang-julang. [37.69] Sebenarnya mereka telah mendapati datuk nenek mereka berada dalam kesesatan; [37.70] Lalu mereka terburu-buru menurut jejak langkah datuk neneknya. [37.71] Dan demi sesungguhnya, telah sesat juga - sebelum kaummu (wahai Muhammad) - kebanyakan kaum-kaum yang telah lalu. [37.72] Pada hal, demi sesungguhnya, Kami telahpun mengutus dalam kalangan kaum-kaum itu, Rasul-rasul pemberi amaran. [37.73] Maka lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang (yang mendustakan Rasul-rasul Kami) setelah diberi amaran, - [37.74] Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat dan mendapat sebaik-baik balasan). [37.75] Dan demi sesungguhnya, Nabi Nuh telah berdoa merayu kepada Kami (memohon pertolongan), maka Kami adalah sebaik-baik yang kabulkan doa permohonan. [37.76] Dan Kami telah selamatkan dia bersama-sama dengan keluarga dan pengikut-pengikutnya, dari kesusahan yang besar. [37.77] Dan Kami jadikan zuriat keturunannya sahaja orang-orang yang tinggal hidup (setelah Kami binasakan kaumnya yang ingkar). [37.78] Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian: [37.79] "Salam sejahtera kepada Nabi Nuh dalam kalangan penduduk seluruh alam ! " [37.80] Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik. [37.81] Sesungguhnya Nabi Nuh itu dari hamba-hamba Kami yang beriman. [37.82] Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain (yang mendustakannya). [37.83] Dan sesungguhnya di antara orang-orang yang menegakkan (ajaran yang dibawa oleh) Nabi Nuh ialah Nabi Ibrahim. [37.84] Ketika ia mematuhi perintah tuhannya dengan hati yang suci murni. [37.85] Ketika ia berkata kepada bapanya dan kaumnya: " Apa yang kamu sembah? [37.86] "Patutkah kamu menyembah tuhan-tuhan yang lain dari Allah, kerana kamu memutar belitkan kebenaran semata-mata (bukan kerana benarnya)? [37.87] "Maka bagaimana fikiran kamu pula terhadap Allah Tuhan sekalian alam?" [37.88] Kemudian ia memandang dengan satu renungan kepada bintang-bintang (yang bertaburan di langit), [37.89] Lalu berkata: "Sesungguhnya aku merasa sakit (tak dapat turut berhari raya sama)". [37.90] Setelah (mendengar kata-katanya) itu, mereka berpaling meninggalkan dia. [37.91] Lalu ia pergi kepada berhala-berhala mereka secara bersembunyi, serta ia bertanya (kepada berhala-berhala itu, secara mengejek-ejek): "Mengapa kamu tidak makan? [37.92] "Mengapa kamu tidak menjawab?" [37.93] Lalu ia memukul berhala-berhala itu dengan tangan kanannya (sehingga pecah berketul-ketul). [37.94] (Setelah kaumnya mengetahui hal itu) maka datanglah mereka beramai-ramai kepadanya. [37.95] (Bagi menjawab bantahan mereka), ia berkata: "Patutkah kamu menyembah benda-benda yang kamu pahat? [37.96] "Padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu buat itu!" [37.97] (Setelah tak dapat berhujah lagi, ketua-ketua) mereka berkata: "Binalah untuk Ibrahim sebuah tempat (untuk membakarnya), kemudian campakkan dia ke dalam api yang menjulang-julang itu". [37.98] Maka mereka (dengan perbuatan membakar Nabi Ibrahim itu) hendak melakukan angkara yang menyakitinya, lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang terkebawah (yang tidak berjaya maksudnya). [37.99] Dan Nabi Ibrahim pula berkata: "Aku hendak (meninggalkan kamu) pergi kepada Tuhanku, Ia akan memimpinku (ke jalan yang benar). [37.100] " Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku anak yang terhitung dari orang-orang yang soleh!" [37.101] Lalu Kami berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh seorang anak yang penyabar. [37.102] Maka ketika anaknya itu sampai (ke peringkat umur yang membolehkan dia) berusaha bersama-sama dengannya, Nabi Ibrahim berkata: "Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahawa aku akan menyembelihmu; maka fikirkanlah apa pendapatmu?". Anaknya menjawab: "Wahai ayah, jalankanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah, ayah akan mendapati daku dari orang-orang yang sabar". [37.103] Setelah keduanya berserah bulat-bulat (menjunjung perintah Allah itu), dan Nabi Ibrahim merebahkan anaknya dengan meletakkan iringan mukanya di atas tompok tanah, (Kami sifatkan Ibrahim - dengan kesungguhan azamnya itu telah menjalankan perintah Kami), [37.104] Serta Kami menyerunya: "Wahai Ibrahim! [37.105] "Engkau telah menyempurnakan maksud mimpi yang engkau lihat itu". Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan. [37.106] Sesungguhnya perintah ini adalah satu ujian yang nyata; [37.107] Dan Kami tebus anaknya itu dengan seekor binatang sembelihan yang besar; [37.108] Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian: [37.109] "Salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim!". [37.110] Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan. [37.111] Sesungguhnya Nabi Ibrahim itu dari hamba-hamba Kami yang beriman. [37.112] Dan Kami pula berikan kepadanya berita yang mengembirakan, bahawa ia akan beroleh (seorang anak): Ishak, yang akan menjadi Nabi, yang terhitung dari orang-orang yang soleh. [37.113] Dan Kami limpahi berkat kepadanya dan kepada (anaknya): Ishak; dan di antara zuriat keturunan keduanya ada yang mengerjakan kebaikan, dan ada pula yang berlaku zalim dengan nyata, terhadap dirinya sendiri. [37.114] Dan demi sesungguhnya! kami telah melimpahkan nikmat pemberian kepada Nabi Musa dan Nabi Harun. [37.115] Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari kesusahan yang besar; [37.116] Dan Kami menolong mereka sehingga menjadilah mereka orang-orang yang berjaya mengalahkan (lawannya); [37.117] Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab Suci yang amat jelas keterangannya; [37.118] Dan Kami berikan hidayah petunjuk kepada keduanya ke jalan yang lurus. [37.119] Dan Kami kekalkan bagi keduanya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian: [37.120] "Salam sejahtera kepada Nabi Musa dan Nabi Harun!" [37.121] Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan. [37.122] Sesungguhnya mereka berdua adalah dari hamba-hamba Kami yang beriman. [37.123] Dan sesungguhnya Nabi Ilyas adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus. [37.124] (Ingatkanlah peristiwa) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Hendaklah kamu mematuhi suruhan Allah dan menjauhi laranganNya. [37.125] "Patutkah kamu menyembah berhala Ba'la, dan kamu meninggalkan (ibadat kepada) sebijak-bijak pencipta? [37.126] "Iaitu Allah Tuhan kamu, dan Tuhan datuk nenek kamu yang telah lalu!" [37.127] Maka mereka mendustakannya; akibatnya mereka tetap akan dibawa hadir (untuk diseksa), [37.128] Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat, dan mendapat sebaik-baik balasan). [37.129] Dan Kami kekalkan bagi Nabi Ilyas (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian: [37.130] "Salam sejahtera kepada Nabi Ilyas!" [37.131] Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan. [37.132] Sesungguhnya Nabi Ilyas itu dari hamba-hamba Kami yang beriman. [37.133] Dan sesungguhnya Nabi Lut adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus. [37.134] (ingatkanlah peristiwa) ketika kami selamatkan dia dan keluarga serta pengikut-pengikutnya semuanya, [37.135] Kecuali seorang perempuan tua tertinggal dalam golongan yang dibinasakan. [37.136] Kemudian Kami hancurkan yang lain (dari pengikut-pengikut Nabi Lut). [37.137] Dan sesungguhnya kamu (yang menentang Nabi Muhammad): berulang-alik (melalui bekas-bekas tempat tinggal) mereka, semasa kamu berada pada waktu pagi. [37.138] Dan juga pada waktu malam; maka mengapa kamu tidak mahu memikirkannya?. [37.139] Dan sesungguhnya Nabi Yunus adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus. [37.140] (Ingatkanlah peristiwa) ketika ia melarikan diri ke kapal yang penuh sarat. [37.141] (Dengan satu keadaan yang memaksa) maka dia pun turut mengundi, lalu menjadilah ia dari orang-orang yang kalah yang digelunsurkan (ke laut). [37.142] Setelah itu ia ditelan oleh ikan besar, sedang ia berhak ditempelak. [37.143] Maka kalaulah ia bukan dari orang-orang yang sentiasa mengingati Allah (dengan zikir dan tasbih), [37.144] Tentulah ia akan tinggal di dalam perut ikan itu hingga ke hari manusia dibangkitkan keluar dari kubur. [37.145] Oleh itu Kami campakkan dia keluar (dari perut ikan) ke tanah yang tandus (di tepi pantai), sedang ia berkeadaan sakit. [37.146] Dan Kami tumbuhkan (untuk melindunginya) sebatang pokok yang berdaun lebar. [37.147] Dan (Nabi Yunus yang tersebut kisahnya itu) Kami utuskan kepada (kaumnya yang seramai) seratus ribu atau lebih. [37.148] (Setelah berlaku apa yang berlaku) maka mereka pun beriman, lalu Kami biarkan mereka menikmati kesenangan hidup hingga ke suatu masa (yang ditetapkan bagi masing-masing). [37.149] (Oleh sebab ada di antara kaum musyrik Arab yang mendakwa bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka itu: Adilkah mereka membahagi untuk Tuhanmu anak-anak perempuan, dan untuk mereka anak-anak lelaki? [37.150] Atau adakah mereka hadir sendiri menyaksikan Kami mencipta malaikat-malaikat itu - perempuan? [37.151] Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya, dengan sebab terpesongnya dari kebenaran, mereka berkata: [37.152] "Allah beranak"; sedang mereka, sesungguhnya adalah orang-orang yang berdusta! [37.153] (Patutkah kamu mendakwa bahawa Tuhan mempunyai anak, dan anak itu pula ialah anak-anak perempuan yang kamu tidak sukai?) Adakah Tuhan memilih serta mengutamakan anak-anak perempuan dari anak-anak lelaki (sedang kedua-dua jenis itu Dia lah yang menciptakannya)? [37.154] Apa sudah jadi kamu? Bagaimana kamu menetapkan hukum (yang terang-terang salahnya itu)? [37.155] Setelah ditegur, maka tidakkah kamu mahu berusaha mengingatkan (bahawa Allah mustahil bagiNya anak-pinak)? [37.156] Atau adakah kamu mempunyai sebarang bukti yang nyata (menerangkan bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah)? [37.157] (Kiranya ada) maka bawalah kitab kamu (yang menerangkan demikian), jika betul kamu orang-orang yang benar. [37.158] (Mereka telah mengatakan perkara yang mustahil) serta mengadakan pertalian kerabat di antara Allah dan malaikat, padahal demi sesungguhnya malaikat itu sedia mengetahui bahawa sebenarnya orang-orang yang melakukan demikian akan dibawa hadir (ke dalam azab pada hari akhirat). [37.159] Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan itu! [37.160] Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik, (maka mereka akan terselamat, dan akan mendapat sebaik-baik balasan). [37.161] Maka sebenarnya kamu (wahai orang-orang musyrik), dan apa yang kamu sembah itu. [37.162] Tidak akan dapat merosakkan perhubungan seseorang dengan Tuhannya, [37.163] kecuali orang-orang yang telah ditetapkan bahawa dia akan dibakar di dalam neraka yang menjulang-julang. [37.164] (Malaikat pula menegaskan pendirian mereka dengan berkata): "Dan tiada sesiapapun dari kalangan kami melainkan ada baginya darjat kedudukan yang tertentu (dalam menyempurnakan tugasnya); [37.165] "Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa berbaris (menjunjung perintah dan beribadat), [37.166] "Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa bertasbih (mensucikan Allah dari sebarang sifat kekurangan)!" [37.167] Dan sebenarnya mereka (yang musyrik) itu dahulu pernah berkata: [37.168] "Kalaulah ada di sisi kami Kitab Suci dari (bawaan Rasul-rasul) yang telah lalu [37.169] "Tentulah kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik!" [37.170] (Setelah Al-Quran diturunkan kepada mereka) mereka mengingkarinya; oleh itu mereka akan mengetahui kelak (akibat kekufurannya). [37.171] Dan demi sesungguhnya! Telah ada semenjak dahulu lagi, ketetapan Kami, bagi hamba-hamba Kami yang diutus menjadi Rasul - [37.172] Bahawa sesungguhnya merekalah orang-orang yang diberikan pertolongan mencapai kemenangan [37.173] Dan bahawasanya tentera Kami (pengikut-pengikut Rasul), merekalah orang-orang yang mengalahkan (golongan yang menentang kebenaran). [37.174] Oleh itu berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa. [37.175] Dan lihat (apa yang akan menimpa) mereka; tidak lama kemudian mereka akan melihat (kemenangan yang telah Kami tetapkan untukmu). [37.176] Maka tidaklah patut mereka meminta disegerakan azab (yang telah ditetapkan oleh) Kami! [37.177] Kerana apabila azab itu turun dalam daerah dan kawasan mereka, sudah tentu buruklah hari orang-orang yang tidak mengindahkan amaran yang telah diberikan. [37.178] Dan berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa. [37.179] Dan lihatlah (apa yang akan jadi); tidak lama kemudian, mereka pun akan melihat juga. [37.180] Akuilah kesucian Tuhanmu, - Tuhan yang mempunyai keagungan dan kekuasaan, - dari apa yang mereka katakan! [37.181] Dan (ucaplah) salam sejahtera kepada sekalian Rasul. [37.182] Serta (ingatlah bahawa) segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan seluruh alam. |